WAKTU
Penelitian mutakhir menduga bahwa waktu adalah entitas semu alias tidak ada
la hanya kesan di otak dikarenakan perubahan peristiwa: Suatu peristiwa disusul oleh peristiwa berikutnya
Jadi, yang ada sesungguhnya adalah peristiwa yang terus berubah ‘saat ini-1’, ‘saat ini-2’, ‘saat ini-3’ Tidak ada ‘kemarin’ dan ‘esok’ ‘tadi’, ‘nanti’, dan ‘kelak’ Semua itu hanyalah memori di otak belaka – yang ada cuma ‘saat ini’.
Jika benar demikian kenapa peristiwa bisa berubah?
Apa dan siapakah yang menyebabkan terjadinya dinamika peristiwa itu?
“Demi waktu sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian”
[Qs. Al Ashr: 1 – 2]
Sumber: AM
(Unzn)









