PENGUKIR
Aku telah diukir oleh Tuhan ku dalam bejananya sendiri
Aku dipandang mereka dengan rasa benci
Aku dipandang mereka dengan rasa bersahabat
Aku diukir jemari-Nya dengan bahagia
Dahaga Ku pada tinta Mu
Khayal Ku pada karsa Mu
Dunia seisinya hanya secuil goresan Mu
Pada kanvas kesemestaan yang terbentang luas
Aku ini di ujung kalam Mu
Kalam Mu pada Mukminin
Aku, Dia dan Mereka
Tuhan, itukah rumah selengkapnya
Telah hadir begitu indahnya
Karena Dia yang mengukir
(Puisi//Jktt.25/-Unzn-)









