Podcast Sultanate Institute
Arkeo Story
Eps. 30
Neokolonialisme Dunia Ilmu Pengetahuan: Perspektif Geopolitik & Sejarah
Perbedaan kolonialisme klasik (abad 16-18) dan neokolonialisme harus dilihat dari latar sosial politik dan ekonomi di Eropa sendiri. Yaitu bagaimana kondisi politik dan ekonomi di Eropa sedang berlangsung.
Di era kolonialisme klasik, kondisi politik masyarakat Eropa bersifat feodal, di mana otoritas dipegang oleh kerajaan, yang pada saat yang sama bentuk awal kapitalisme (proto-kapitalisme) sedang tumbuh. Dengan kondisi tersebut, kolonialisme bersifat langsung, di mana para kelompok kapital awal (kongsi dagang) diberikan kewenangan seperti layaknya negara di daerah jajahannya.
Sementara neokolonialisme yang berlangsung pasca Perang Dunia II, bentuk-bentuk kapital yang sebelumnya disimbolkan dengan kongsi dagang, berubah menjadi kelompok yang bukan hanya melakukan penguasaan ekonomi, melainkan juga politik melalui selubung-selubung kekuasaan.
Pada masa kolonialisme klasik, kepentingan kapital bergerak dari depan, dengan sokongan militer. Sementara neokolonialisme menggeser strateginya menjadi soft power. Kolonialisme klasik dilakukan oleh aktor-aktor negara secara langsung, sementara neokolonialisme dilakukan oleh aktor-aktor non negara.
Podcast Arkeo Story kali ini menghadirkan kembali pakar geopolitik Hendrajit dalam obrolan lanjutan tentang neokolonialisme. Pembahasan podcast episode ini juga banyak mengulas buku baru karya Hendrajit.
Simak selengkapnya dalam episode Arkeo Story kali ini










