Suasana di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Tarbiyah Islamiyah (DPP PERTI), Jalan Rawamangun No. 30, Jakarta, Rabu siang (12/11/2025) tampak berbeda dari hari-hari biasanya. Nuansa hijau khas PERTI memenuhi ruangan, para pengurus inti tampak hadir lengkap berseragam resmi dengan lambang organisasi yang sarat sejarah perjuangan Islam.
Hari itu menjadi momen penting. Dr. Ir. H. Zulkarnain Khamsa, M.Si, Ketua Umum DPP PERTI yang datang langsung dari Padang, Sumatera Barat, memimpin jajaran pengurus menyambut tamu kehormatan — H. Muhammad Mardiono, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Di halaman depan kantor, terbentang spanduk sambutan yang mencolok bertuliskan:
“Selamat Datang Bapak H. Muhammad Mardiono Ketua Umum DPP PPP Beserta Rombongan di DPP PERTI. Semangat Fusi 1973 PPP Tanpa Henti Merangkai Prestasi dengan Transformasi.”

Tak lama berselang, H. Mardiono tiba bersama rombongan mengenakan batik hitam bermotif Ka’bah, disambut hangat penuh persaudaraan oleh seluruh pengurus DPP PERTI. Momen itu terasa akrab, menggambarkan eratnya tali silaturahmi dua elemen besar umat Islam Indonesia yang memiliki akar sejarah yang sama.
Acara kemudian dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti dengan sambutan penuh makna dari Ketua Umum DPP PERTI, Dr. Zulkarnain Khamsa. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan Ketua Umum PPP yang membawa semangat kolaborasi dan persatuan.
Dalam sambutannya, H. Mardiono menyampaikan niat baiknya datang bukan sekadar bersilaturahmi, namun juga membuka ruang sinergi antara PPP dan PERTI.
“Kami datang dengan niat muhasabah dan menjalin tali silaturahmi. Susunan pengurus DPP PPP masih dalam proses penyusunan, dan kami membuka pintu bagi PERTI untuk mengajukan nama-nama kader terbaik agar dapat berperan di kepengurusan pusat,” ujarnya dengan nada bersahaja namun tegas.

Pria yang telah lama berkiprah dari tingkat DPC hingga DPP PPP itu menegaskan komitmennya membangkitkan kembali semangat partai berlambang Ka’bah.
Lebih dari itu, H. Mardiono juga hadir sebagai Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia, membawa pesan strategis bagi pemberdayaan umat.
Ia menyinggung tentang kebijakan pemerintah yang menekankan distribusi aset negara bagi kesejahteraan rakyat:
“Presiden telah menerbitkan Peraturan Pemerintah yang mengatur bahwa 30 persen lahan negara diberikan kepada rakyat. Termasuk akses koperasi dengan pinjaman hingga dua miliar rupiah tanpa jaminan dan bunga sangat kecil. PERTI bisa terhubung langsung untuk memanfaatkan kebijakan ini,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyentuh dimensi spiritual dan sosial kehidupan bangsa.
“Banyak umat Islam ingin masuk surga, tapi lupa hidup mulia di dunia. Filsafat hidup kami orang Jawa: Hidup Mulia dan Mati Masuk Surga. Artinya, berakhlakul karimah dalam berbangsa dan bernegara agar diridhai Allah SWT,” tuturnya menutup sambutan yang disambut tepuk tangan meriah.
Acara kemudian berlanjut dengan dialog terbuka dan tukar cinderamata, yang menandai jalinan persahabatan yang semakin erat.
Sekretaris Jenderal DPP PERTI, Dr. Undrizon, S.H., M.H., menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan mendalam atas maksud baik yang dibawa oleh Ketua Umum PPP.
“Apa yang beliau sampaikan sangat sesuai dengan visi kami. Ini menambah semangat juang dan memperkuat langkah PERTI ke depan,” ujarnya penuh optimisme.
Pertemuan bersejarah ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan penegasan kembali semangat fusi 1973 — semangat kebersamaan, sinergi, dan keislaman yang pernah menjadi fondasi kuat bagi lahirnya PPP.
Kini, sejarah itu kembali dihidupkan. Di tengah dinamika bangsa, dua kekuatan ini menyatu dalam visi yang sama: membangun peradaban Islam yang kuat, modern, dan berkeadilan sosial.
Dengan semangat ukhuwah, PERTI dan PPP berjanji terus melangkah bersama — merangkai prestasi tanpa henti, menuju Indonesia yang diridhai Allah SWT.
Menjalin silaturahmi bukan sekadar pertemuan, melainkan ikatan hati yang menumbuhkan kekuatan dan kemuliaan. Dari Rawamangun, semangat Islam bertransformasi — menuju Indonesia yang mulia di dunia dan bahagia di akhirat.
Sumber: OnDTrack
(Unzn)











