• ORGANISASI
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links
Rabu, Februari 18, 2026
  • Login
Persatuan Tarbiyah Islamiyah ( Perti )

Alamat Kantor:
DPP PERTI, Jl. Rawamangun No.11, RT.11/RW.2, Rawasari, Kec. Cemp. Putih, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10570

  • Home
  • ORGANISASI
    • Profil
      • Sejarah PERTI
      • Muqodimah Anggaran Dasar Perti
      • Anggaran Dasar Perti
      • Anggaran Rumah Tangga Perti
      • Anggota Pimpinan Pusat Perti
      • Lembaga
      • Organisasi Otonom
      • Cabang Istimewa/Luar Negeri
      • Panggung Internasional (Global)
      • Cuplikan, Liputan & Pulikasi Media Massa
    • Ciri Gerakan
      • Gerakan Islam
      • Gerakan Dakwah
      • Gerakan Pembaruan
    • Ideologi
      • Muqaddimah AD/ART
      • Masalah Lima
      • Kepribadian Perti
      • Matan Keyakinan Dan Cita-Cita Hidup Perti
      • Khittah Perti
      • Langkah Perti
    • Dokumen
      • Berita Resmi
      • Tanfidz
      • Laporan
      • Maklumat
      • Surat Edaran
      • Pers Release
    • Badan Khusus
      • Pusat Syiar Digital Perti
      • Perti Aid
      • Perti Covid-19 Comand Center (PCCC)
    • Daftar Anggota
    • Wanita Perti
    • LBH – Perti
    • Koperasi
  • KABAR
  • HIKMAH
  • CAKRAWALA
  • TOKOH
  • TUNTUNAN
  • KHUTBAH
  • GALERI
  • pemuda islam
  • Anggaran
No Result
View All Result
  • Home
  • ORGANISASI
    • Profil
      • Sejarah PERTI
      • Muqodimah Anggaran Dasar Perti
      • Anggaran Dasar Perti
      • Anggaran Rumah Tangga Perti
      • Anggota Pimpinan Pusat Perti
      • Lembaga
      • Organisasi Otonom
      • Cabang Istimewa/Luar Negeri
      • Panggung Internasional (Global)
      • Cuplikan, Liputan & Pulikasi Media Massa
    • Ciri Gerakan
      • Gerakan Islam
      • Gerakan Dakwah
      • Gerakan Pembaruan
    • Ideologi
      • Muqaddimah AD/ART
      • Masalah Lima
      • Kepribadian Perti
      • Matan Keyakinan Dan Cita-Cita Hidup Perti
      • Khittah Perti
      • Langkah Perti
    • Dokumen
      • Berita Resmi
      • Tanfidz
      • Laporan
      • Maklumat
      • Surat Edaran
      • Pers Release
    • Badan Khusus
      • Pusat Syiar Digital Perti
      • Perti Aid
      • Perti Covid-19 Comand Center (PCCC)
    • Daftar Anggota
    • Wanita Perti
    • LBH – Perti
    • Koperasi
  • KABAR
  • HIKMAH
  • CAKRAWALA
  • TOKOH
  • TUNTUNAN
  • KHUTBAH
  • GALERI
  • pemuda islam
  • Anggaran
No Result
View All Result
=
No Result
View All Result
Home Opini

TOLERANSI BERAGAMA DAN BATAS AQIDAH

(Ketika Kata-Kata Bukan Sekadar Kata)

by Abdul Hamid
Desember 25, 2025
in Opini
1 0
0

TOLERANSI BERAGAMA DAN BATAS AQIDAH (Ketika Kata-Kata Bukan Sekadar Kata)

Oleh: Susilo Surahman *)

Menjelang Natal dan Tahun Baru Masehi, perbincangan tentang toleransi kembali mengemuka di tengah masyarakat. Ucapan selamat lintas agama menjadi topik yang nyaris selalu hadir setiap akhir tahun. Sebagian memaknainya sebagai bentuk keramahan dan keharmonisan sosial, sementara sebagian lain memilih berhati-hati karena melihatnya sebagai persoalan keyakinan. Perbedaan sikap ini sering kali menimbulkan kesalahpahaman, seolah-olah menjaga aqidah berarti menolak toleransi.

Dalam realitas kehidupan beragama, toleransi memang merupakan nilai yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bermasyarakat. Namun, toleransi tidak serta-merta berarti meleburkan batas keyakinan. Di sinilah pentingnya membedakan antara sikap sosial dan prinsip aqidah. Islam mengajarkan umatnya untuk hidup berdampingan secara damai, tetapi juga menuntut kejelasan dan keteguhan dalam perkara iman.

Sering terdengar anggapan bahwa ucapan “Selamat Natal” hanyalah rangkaian kata tanpa konsekuensi apa pun. Namun, bagi seorang Muslim, kata-kata tidak sesederhana itu. Dalam ajaran Islam, ucapan memiliki makna dan dampak yang nyata. Seseorang menjadi Muslim karena mengucapkan dua kalimat syahadat. Pernikahan menjadi sah karena lafaz akad. Bahkan, ikatan rumah tangga yang halal bisa terputus hanya karena terucapnya kata talak. Semua ini menunjukkan bahwa kata-kata dalam Islam bukan sekadar simbol sosial, melainkan memiliki bobot hukum dan aqidah.

Dari pemahaman inilah muncul sikap kehati-hatian terhadap ucapan yang berkaitan langsung dengan perayaan keagamaan agama lain. Bukan karena kebencian atau rasa superior, melainkan karena kesadaran bahwa setiap agama memiliki wilayah keyakinan yang tidak dapat dipertukarkan. Menghormati tidak harus berarti menyetujui atau ikut mengekspresikan keyakinan tersebut.

Sejarah mencatat keteguhan sikap ini melalui sosok Buya Hamka. Ketika diminta untuk memberikan legitimasi atas ucapan “Selamat Natal” dalam kapasitasnya sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia, ia memilih melepaskan jabatannya. Keputusan tersebut bukanlah bentuk penolakan terhadap hidup berdampingan, melainkan cerminan keberanian menjaga prinsip aqidah di tengah tekanan kepentingan duniawi. Sikap ini sejalan dengan firman Allah Swt. dalam Al-Qur’an, “Untukmu agamamu dan untukku agamaku,” sebuah penegasan bahwa penghormatan sejati lahir dari kejelasan iman, bukan dari pencampuran keyakinan.

Toleransi yang benar seharusnya dimaknai sebagai sikap saling menghormati dalam ruang sosial, memberikan kebebasan beribadah, dan menjaga keadilan antar sesama manusia. Seorang Muslim dapat bersikap ramah, membantu tetangga non-Muslim, dan menjalin hubungan sosial yang baik tanpa harus melanggar batas aqidahnya. Justru dengan bersikap jujur terhadap keyakinannya sendiri, hubungan antarumat beragama dapat dibangun di atas dasar saling pengertian.

Sayangnya, di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak sedikit umat Islam yang lebih akrab dengan urusan dunia daripada memahami prinsip dasar agamanya. Akibatnya, persoalan aqidah sering dianggap sepele dan dinilai hanya dari sudut pandang perasaan atau tekanan sosial. Kritik ini tidak dimaksudkan untuk menyalahkan, melainkan sebagai ajakan untuk kembali menempatkan ilmu agama sebagai fondasi dalam bersikap dan bertindak.

Pada akhirnya, perbedaan pandangan adalah hal yang tidak terelakkan. Namun, perbedaan itu semestinya disikapi dengan ilmu, kebijaksanaan, dan saling menghormati. Menjaga aqidah bukanlah bentuk intoleransi, melainkan tanggung jawab keimanan. Dengan saling mengingatkan secara santun, kita tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga berkontribusi dalam menyelamatkan aqidah keluarga dan sesama Muslim. Di situlah toleransi dan keteguhan iman dapat berjalan beriringan, tanpa saling meniadakan.

*) Penulis adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah – Persatuan Tarbiyah Islamiyah (DPD PERTI, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

ShareTweetShare
Previous Post

KEUTAMAAN BULAN RADJAB

Next Post

SAAT AGAMA JADI TRENDING TOPIC

Next Post
SAAT AGAMA JADI TRENDING TOPIC

SAAT AGAMA JADI TRENDING TOPIC

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Posisi Islam Diantara Agama-Agama Di Dunia

Posisi Islam Diantara Agama-Agama Di Dunia

Maret 1, 2022
Hakikat Rezeki Tidak Selalu Berupa Materi dan Uang

Hakikat Rezeki Tidak Selalu Berupa Materi dan Uang

Maret 1, 2022
Syekh Sulaiman Ar-Rasuli, Ulama Pejuang dari Minang

Syekh Sulaiman Ar-Rasuli, Ulama Pejuang dari Minang

Maret 1, 2022
MUSDA PERTI SUMBAR SEBAGAI TONGGAK KONSOLIDASI MENGGAPAI KINERJA

MUSDA PERTI SUMBAR SEBAGAI TONGGAK KONSOLIDASI MENGGAPAI KINERJA

Maret 9, 2023
PERCIKAN API DI UJUNG MERDEKA REPUBLIK INDONESIA KE – 80 TAHUN

PERCIKAN API DI UJUNG MERDEKA REPUBLIK INDONESIA KE – 80 TAHUN

1
Posisi Islam Diantara Agama-Agama Di Dunia

Posisi Islam Diantara Agama-Agama Di Dunia

0
Hukum Pakai Doa Qunut saat Sholat Subuh Menurut Para Ulama

Hukum Pakai Doa Qunut saat Sholat Subuh Menurut Para Ulama

0
5 Fakta Buya Hamka, Pernah Dibui hingga Karya Sastra Mendunia

5 Fakta Buya Hamka, Pernah Dibui hingga Karya Sastra Mendunia

0
Ilustrasi: freepik.com

MENYIKAPI KEHADIRAN GURU “KREATOR KONTEN (GKK)” DI ERA DIGITAL

Februari 14, 2026
Ilustrasi: pinterest.com

PUASA RAMADHAN 

Februari 14, 2026

RAHASIA ROCKEFELLER — Bagaimana Sekolah Didesain untuk Membentuk Pekerja, Bukan Pemikir

Februari 14, 2026
Konsep Otomatis

DPP PERTI MENGUCAPKAN MARHABAN YA RAMADHAN 1447H/ 2026

Februari 17, 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi: freepik.com

MENYIKAPI KEHADIRAN GURU “KREATOR KONTEN (GKK)” DI ERA DIGITAL

Februari 14, 2026
Ilustrasi: pinterest.com

PUASA RAMADHAN 

Februari 14, 2026

Kategori Artikel

  • Bedah Buku
  • Berita
  • Berita PERTI
  • Cakrawala
  • Hikmah
  • Hukum Budaya
  • Hukum Islam
  • Idul Adha 2023
  • Kabar
  • Khittah
  • Khutbah
  • milad perti
  • Musda
  • Opini
  • Politik
  • Populer
  • resensi buku persaingan usaha
  • resensi buku puisi bertahta
  • Tokoh
  • Tuntunan
  • Uncategorized
  • Video Terbaru

Menu Navigasi

  • ORGANISASI
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links
Persatuan Tarbiyah Islamiyah ( Perti )

Persatuan Tarbiyah Islamiyah adalah organisasi massa Islam di Indonesia. Cikal bakal organisasi ini berawal dari Persatuan Madrasah Tarbiyah Islamiyah yang didirikan oleh Syekh Sulaiman Ar-Rasuli pada 5 Mei 1928 di Canduang dan dalam perkembangannya sempat menjadi partai politik bernama Partai Islam PERTI

© 2022 Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) - Supported by Malakatech Indonesia .

No Result
View All Result
  • Home
  • ORGANISASI
    • Profil
      • Sejarah PERTI
      • Muqodimah Anggaran Dasar Perti
      • Anggaran Dasar Perti
      • Anggaran Rumah Tangga Perti
      • Anggota Pimpinan Pusat Perti
      • Lembaga
      • Organisasi Otonom
      • Cabang Istimewa/Luar Negeri
      • Panggung Internasional (Global)
      • Cuplikan, Liputan & Pulikasi Media Massa
    • Ciri Gerakan
      • Gerakan Islam
      • Gerakan Dakwah
      • Gerakan Pembaruan
    • Ideologi
      • Muqaddimah AD/ART
      • Masalah Lima
      • Kepribadian Perti
      • Matan Keyakinan Dan Cita-Cita Hidup Perti
      • Khittah Perti
      • Langkah Perti
    • Dokumen
      • Berita Resmi
      • Tanfidz
      • Laporan
      • Maklumat
      • Surat Edaran
      • Pers Release
    • Badan Khusus
      • Pusat Syiar Digital Perti
      • Perti Aid
      • Perti Covid-19 Comand Center (PCCC)
    • Daftar Anggota
    • Wanita Perti
    • LBH – Perti
    • Koperasi
  • KABAR
  • HIKMAH
  • CAKRAWALA
  • TOKOH
  • TUNTUNAN
  • KHUTBAH
  • GALERI
  • pemuda islam
  • Anggaran

© 2022 Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) - Supported by Malakatech Indonesia .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In